Testimonial

Terima kasih Miss Melly. Saat KAO baru mengikuti 5x sesi special time, Gurunya mengabari bahwa KAO menunjukkan perkembangan yang positif di sekolah. Ia menunjukkan partisipasi yang lebih aktif di kelas dan lebih fokus dalam belajar. Sebelumnya, ia kurang fokus mengikuti pelajaran dan tidak mau terlibat dalam kegiatan di kelas. KAO juga terpilih menjadi Student of The Month di kelasnya. Saya tahu tidak mudah untuk memenuhi kriteria sebagai Student of The Month, tetapi dia berhasil mendapatkannya karena perubahan yang signifikan ke arah yang positif.  Selesai mengikuti keseluruhan special time, KAO semakin kreatif, mandiri dan sikapnya menjadi lebih dewasa. (FBR, orangtua dari KAO).  

 

 

 

Sebelumnya saya mudah marah karena kewalahan menghadapi perilaku DOA yang sering rewel baik di rumah maupun di sekolah. Setelah mengikuti Play Therapy, DOA berubah menjadi lebih tenang, sabar dan berani. DOA sekarang berani tampil, mau ikut lomba di sekolah. Sebelumnya dia cenderung takut dan tidak mau mencoba hal baru. Dulu ia sulit bergaul di sekolah, sekarang ia menjadi anak yang disukai dan memiliki banyak teman. DOA sekarang ramah, senang menyapa dan mengajak teman bermain. Dia sudah lebih percaya diri akan kelebihan-kelebihan dirinya dan tidak terlalu cemburu lagi kepada adiknya. Perubahan dalam diri DOA juga membuat saya menjadi lebih sabar dan fokus kepada hal-hal positif DOA. (AST orangtua dari DOA). 

Terima kasih Miss Melly, MAK selalu excited mengikuti special time. Saya melihat MAK menjadi lebih kreatif, lebih tahan banting, mau lebih berusaha ketika menemui kesulitan. Di rumah dia menjadi lebih ceria dan ada saja ide-ide usilnya. (HNY orangtua dari MAK).

 

Menurut kami Play Therapy ini slowly but helpful. Membuat anak saya lebih sabar. Semoga Play Therapy ini juga membantu anak saya menjadi anak yang membanggakan dan dapat mengatasi kesulitan hidup di masa mendatang. Special time ini menjadi “senjata” bagi anak saya untuk langsung pulang dari sekolah karena kangen main dengan Miss Melly.  (RSN, orangtua dari ARM)

 

 

SHL mengikuti special time karena tidak percaya diri, pemalu dan sering membolos masuk sekolah. Awalnya saya putus asa karena rasanya tidak ada perubahan dalam diri SHL ketika mengikuti special time. Lambat laun, saya melihat SHL sudah lebih berani mengemukakan pendapat, mulai berkurang bolos sekolahnya dan sudah mau tampil di depan kelas. Terima kasih atas tips-tips dari Ibu Melly bahwa saya sebagai orangtua juga perlu berubah, tidak semata-mata meminta anak yang berubah. (SIN orangtua dari SHL).